Asmara Dewi Berbicara Soal Pengertian Cinta

apakah cinta itu

Apakah cinta itu?

Terdapat banyak sekali pengertian yang disediakan. Hanya saja banyak diantara mereka yang mengartikan cinta secara berbelit-belit. Padahal, sesungguhnya cinta adalah kesederhanaan.

Sesederhana seorang ibu memarahi anaknya karena bertingkah di sekolah. Sesederhana ayah yang bekerja dengan giat untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Sesederhana seorang anak yang belajar dengan rajin demi mendapatkan nilai baik guna meraih pujian dan kepuasan orang tua.

Apakah cinta itu?

Ya, cinta adalah kekhawatiran, pengorbanan serta kebahagiaan dan kepuasan yang terpancar dari seseorang.

Ia bersifat luas. Tidak hanya antara laki-laki dan perempuan. Melainkan, juga diantara anak dan orangtua, atasan dan bawahan, kakek dan cucu, pemerintah dan rakyatnya serta masih banyak lagi perumpamaannya.

Begitu luas cinta ini, hingga sebuah penelitian medis mengungkapkan jalannya sebuah ‘rasa’ hingga kemudian bisa diartikan sebagai cinta. Kurang lebih seperti inilah urutan ilmiah dari perasaan cinta.

1. Ketertarikan Fisik

Istilah di atas adalah bahasa halusnya. Bahasa kasarnya disebut dengan nafsu. Ya, secara fisik Anda akan memandang lawan jenis tertentu terlihat lebih menarik. Apabila Anda melihat lawan jenis dimana secara fisik Anda merasa cocok, maka 2 jenis hormon, yakni Oestrogen dan Testosterone yang akan membangkitkan, menggeliat dan bergairah di dalam otak.

2. Tahap Menyukai

Asmara Dewi meyakini bahwa pada tahap ini adalah bagian paling menyenangkan dalam hal cinta. Ini adalah tahap awal cinta dimana otak Anda semakin tidak bisa dikendalikan.

Pada tahap inilah Anda akan mencoba berbagai cara untuk mendapatkan cinta yang Anda idamkan.

Sejatinya, setiap orang akan melewati 3 tahapan yang melibatkan 3 jenis hormon dalam tubuh, yakni adrenalin, dopamine dan serotonin.

  • Adrenalin: perubahan sikap, mudah gugup dan tidak sabaran
  • Dopamine: menggebu-gebu, menjadi lebih bersemangat, menurunnya nafsu makan dan menjadi kurang tidur
  • Serotonin: fokus dan perhatian menjadi lebih fokus hanya memikirkan seseorang

3. Cinta yang Sesungguhnya

Barulah pada tahap ini, Anda akan mendapati sebuah rasa yang kompleks namun komplit, yakni cinta yang sesungguhnya. 2 hormon yang terlibat adalah oxytocin dan vasopressin dimana mereka akan mempengaruhi kemampuan batin Anda.

Ya, kemampuan batin Anda akan meningkat seiring Anda telah menemukan seseorang. Maksud dari kemampuan batin ini adalah Anda menjadi lebih peka terhadap lingkungan. Mulai dari tatapan matanya, sikapnya yang tidak diterjemahkan melalui kata-kata, tetapi Anda dengan sangat mudah mampu menebaknya.

Pada tahap ini, Asmara Dewi yakin Anda akan menjadi manusia yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Baik interaksi dengan diri sendiri atau orang lain akan membaik, Anda akan berkomitmen untuk lebih semangat dalam bekerja, belajar dan memberikan perhatian dan kasih sayang.

Jadi, kesimpulannya cinta berawal dari ketertarikan fisik yang membuat Anda menyukainya. Dimana selanjutnya rasa suka yang konsisten itu akan membentuk cinta.

Anda benar. Cinta sesungguhnya adalah sebuah proses. Bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul dan ada. Jadi, setiap kali ada klien yang meminta pertolongan kepada saya mengenai sarana yang ampuh dalam hitungan detik bisa membuatnya cinta itu agak sulit. Namun, bukan berarti tidak mungkin ya. Karena Tuhan lah yang berkehendak.

Tetapi, dalam ilmu supranatural yang mengedepankan usaha batin, usaha lahir tetaplah diperlukan. Setelah mendoakan dan menjalankan tirakat dan memanfaatkan sebuah sarana, selanjutnya Anda harus sering-sering berada di dekatnya untuk meningkatkan keintiman. Sehingga, seseorang yang menjadi target Anda mampu merasakan usaha batin Anda.

Sekarang, apabila ada seseorang yang bertanya kepada Anda, apakah cinta itu, maka jawablah dengan tulisan saya ini.