Ini 7 Cara Menghadapi Mertua Mata Duitan

Memutuskan untuk menikah dengan suami tersayang tentunya sangat menyenangkan. Pasti akan memiliki kehidupan berumah tangga yang sangat membahagiakan. Tapi sayangnya tidak semua kehidupan rumah tangga bisa sebahagia itu. Ada beberapa pasangan yang menghadapi berbagai masalah seperti, terpaksa menjalani LDR atau menghadapi mertua yang mata duitan.

Jika memiliki mertua mata duitan tentunya membuat resah kehidupan rumah tangga anda. Pengelolaan keuangan rumah tangga bisa terganggu jika selalu ada pengeluaran tak terduga dari mertua. Pasti Anda dan suami bingung bagaimana cara mengelola keuangan agar tetap bisa menabung demi memiliki rumah impian atau kebutuhan lain yang lebih penting.

Menghadapi mertua yang masih suka merongrong keuangan keluarga tentunya dibutuhkan solusi yang tepat agar tidak menyakiti perasaannya. Karena bagaimana pun juga, mertua adalah orang tua suami anda dan tentunya sudah anda anggap sebagai orang tua sendiri. Menurut Dewi Kerezekian, seorang pakar energi kerezekian, ada 7 cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi mertua mata duitan. Simak baik-baik penjelasannya di bawah ini.

  1.   Mencari solusi terbaik dengan pasangan

Terkadang ada suami yang tidak sadar jika orang tuanya masih suka ‘mengambil’ jatah bulanan secara berlebihan. Sehingga mengganggu keuangan keluarga anda sendiri. Agar tidak mengganggu lagi, sebaiknya anda berdiskusi dengan pasangan bagaimana baiknya keputusan yang diambil untuk mengatasi masalah tersebut. Biarkan suami sebagai kepala keluarga yang menyelesaikan masalah tersebut.

  1.   Biarkan suami berbicara dengan orang tua mertua

Mertua adalah orang tua dari suami anda, maka sebaiknya masalah tersebut dibicarakan secara baik-baik oleh suami anda dan mertua.  Agar tidak menyinggung perasaan mertua. Anda sebagai istri juga tidak lancang kepada mertua.

  1.   Ambil hati mertua

Mertua kadang salah paham ketika melihat kehidupan anda dan suami yang bahagia dan sejahtera.  Padahal sebenarnya Anda dan suami sedang berjuang untuk menabung rumah impian, biaya pendidikan anak, dan berbagai kebutuhan lainnya. Maka Anda bisa mengambil hati mertua dengan meminta saran bagaimana rumah ideal yang baik untuk anda dan suami.

  1.   Jelaskan kondisi keuangan keluarga anda

Tips yang keempat yaitu menjelaskan kondisi keuangan keluarga anda agar mertua memahami bagaimana kondisi sebenarnya keuangan keluarga anda. Jika memahami kondisi yang sebenarnya tentunya mertua akan lebih mengerti kondisi anda dan suami.

  1.   Tentukan jatah bulanan mertua

Sebaiknya Anda dan suami menentukan dan menyepakati jatah bulanan untuk mertua. Tentukan besaran ‘jatah bulanan’ yang tidak mengganggu keuangan  keluarga anda. “Bagaimana pun juga mertua adalah orang tua dari suami  anda, yang dulu membesarkan dan merawat suami anda hingga bisa seperti sekarang. Maka tidak ada yang salah jika memberikan uang bulanan kepada mertua.”, tutur Dewi Kerezekian.

  1.   Sabar dan tetap menghadapinya

Jika Anda sudah berusaha dengan berbagai cara tapi mertua masih belum bisa memahami kondisi anda, maka Anda tetap sabar dan tenang menghadapinya. Jangan dahulukan emosi dan marah dengan mertua. Tentunya Anda tidak ingin menjadi menantu yang durhaka kepada mertua, kan?

  1.   Putuskan untuk hidup mandiri jika masih tinggal bersama mertua

Tips terakhir dari Dewi Kerezekian yaitu sebaiknya Anda pisah rumah dari mertua. Menumpang rumah di mertua lama kelamaan juga tidak baik. Anda dan suami harus bisa hidup mandiri meskipun tinggal di rumah kecil.