Meningkatkan Daya Spiritual Dengan Mantra Mandi, Mau Coba?

Meningkatkan Daya Spiritual Dengan Mantra Mandi, Mau Coba?

Jika Anda mengira bahwa mandi hanya sekadar membersihkan kotoran di badan saja itu salah besar. Nyatanya, aktivitas yang kita lakukan setiap hari itu sering digunakan sebagai sarana pensucian tak hanya lahir tapi juga batin. Atau dalam kacamata spiritual lebih tepat disebut pensucian hati dan jiwa dengan segala anasir negatifnya.

Dalam khasanah agama, kepercayaan, dan adat tradisi, mandi menjadi aktivitas yang terikat dengan tatacara atau aturan tertentu. Misalnya mandi wajib, mandi ruwatan, atau mandi kembang. Aturan tersebut meliputi doa, ubarampe, mantra, dan tatacara.

Meskipun mandi hanya sebatas aktivitas yang dipandang sepele, tapi di dalamnya mengandung nilai-nilai spiritual tinggi. Dalam berbagai ritual, mandi selalu didahului dengan doa dan mantra keselamatan, keberkahan, maupun pengobatan.

Lalu, bagaimana ritual dan mantra mandi yang benar agar bisa menambah daya spiritual seseorang? Berikut bahasan selengkapnya.


Baca Juga : 


Meningkatkan Daya Spiritual Dengan Mantra Mandi, Mau Coba?

Untuk mendapatkan energi spiritual yang diinginkan, maka dianjurkan mendahului dengan anjuran untuk melangkahkan kaki kiri ketika masuk ke kamar mandi dan menggunakan kaki kanan saat keluar. Saat membasuh atau mengguyur badan pun juga didahului dari tubuh bagian kanan. Keseluruhan tahap ini harus didahului dengan doa dan mantra sesuai apa yang Anda inginkan.

Kami akan beri contoh doa atau mantra yang bisa Anda praktekkan saat mandi. Berikut bacaannya : “Salamukussalam… Ingsun matèk aji-ajiku, aku jupuk banyu telogo mani suci sarine bumi. Rahayu aweto enom. Tetepo nyawaku langgengo imanku. Tetep langgeng, langgeng tan keno owah.”

Atau bisa dengan bacaan berikut, “Salamukussalam… Ingsun matèk aji-ajiku byur sepisan, cahyaku koyo tanggal sepisan, byur peng pindo, cahyaku koyo tanggal pindo…byur peng pat belas, cahyaku monor-monor koyo tanggal pat belas. Ampengku para nabi, kemulku para wali.”

Dari doa dan mantra ini kita bisa simpulkan bahwa mandi menjadi sarana pengharapan umur panjang, keteguhan iman kepada Tuhan YME, dan keberkahan lainnya. Selain itu, doa dan mantar yang kita baca saat mandi juga dipercaya bisa membuat awet muda, dijauhkan dari segala macam penyakit, menghindarkan kepikunan dan penyakit tua lainnya, serta membuka aura diri yang tertutup.

Mengenai waktu kapan harus mandi, ada satu aturan yang harus Anda perhatikan. Misalnya tidak dianjurkan mandi mendekati petang jika tidak terpaksa. Itupun tidak diperbolehkan mengguyur bagian kepala, melainkan hanya sebatas tubuh. Sebaliknya waktu yang sangat baik untuk ritual mandi adalah dini hari atau selepas jam 24.00 sampai menjelang subuh.

Dari aktivitas mandi yang sederhana saja kita diajarkan untuk tidak menafikan Tuhan YME. Artinya, jika ingin mendapatkan sesuatu yang diinginkan, jangan pernah putus menyatukan hati dengan Tuhan dalam setiap aktivitas apapun. Semoga bermanfaat.